Banyak dari kita bersikap apatis mengenai parfum menghiraukan nya
karena dinggap tidak terlalu penting untuk dipakai atau faktor lain karna
harganya yang terlalu mahal sehingga hal tersebut dianggap sebagai pemborosan.
Padahal tanpa disadari aroma wangi yang sering kali dilupakan itu terselip
manfaat yang tersembunyi .
Aroma wangi memiliki daya tarik tersendiri, ibarat bunga ia paling diminati
oleh kupu-kupu atau lebah menandakan bunga tersebut memiliki karalkter yang
berbeda dari bunga lainnya. Begitupun kita, orang cenderung lebih nyaman
berhadapan dengan orang yang wangi dan biasanya yang wangi tak lepas dari bersih,
bersih adalah pelengkap dari adanya wangi. Seperti yang diungkapkan oleh imam
as-syafi’i
من نظف ثوبه قل همه ومن طاب ريحه زاد عقله
“Bersihnya pakaian dapat mengurangi rasa
gelisah dan wanginya seseorang dapat menambah kecerdasan”
Dari sini dapat kita pahami wangi dan bersih adalah
hal yang berkorelasi dan konklusif. Kebersihan dan aroma diri akan membangun
citra dan identitas siapa diri kita yang sebenarnya misal seoarang memakai parfum
yang condong memiliki karekter manis,biasanya pemakainya memiliki karakter yang
kalem dan pendiam atau condong dengan parfum yang bertipe segar biasanya
berwatak energik dan penuh semangat. Mood kita juga bisa dipengaruhi oleh dari
aroma yang melekat dari tubuh kita, semakin kita bisa menjaga kebersihan dan
aroma tubuh semakin stabil mood kita setiap harinya. Bedakan saja dengan
seseorang yang lusuh dan bau, biasanya dari penampilan yang sedemikian rupa
adalah orang yang pemalas dan tidak bergairah menjalani kehidupan. Disamping
itu keberadaan mereka sedikit mengganggu kenyamanan sekitarnya karena aroma
tubuh yang tidak sedap dan menyengat yang berasal darinya, Orang-orang juga
akan sungkan untuk menegurnya karena khawatir hal tersebut akan menyinggung dan
merendahkan nya.
Dari qoulnya
Imam As-Syafi’i bisa kita ambil aroma wangi dan kebersihan tubuh kita mampu
memicu kinerja memori otak, sinyal otak saat menerima aroma wangi akan
merensponnya sebagai alat relaksasi dan menyenangkan dan menenangkan, sehingga
kondisi otak akan lebih mudah menginput apa yang sedang diingat. dikarenakan
kondisi otak dalam keadaan yang tenang menciptakan keadaan hati yang rileks.

0 comments: